Category Archives: PEND. INKLUSIF

Profil Koordinator Inklusif

BIODATAFoto P 199x300 - Profil Koordinator Inklusif

Nama Lengkap                     : Erdhin Lies Tyanto

Jenis Kelamin                       : Laki – laki

Pendidikan Terakhir              : S1

 

DATA KEPEGAWAIAN

NUPTK                                 : 20531840191001

NPK                                      : 191 048 003 306 9

Status Pegawai                    : Non PNS

Jabatan Atau Tugas             : Koordinator Inklusif

 

DATA INSTANSI INDUK

Instansi                                : MTs. WACHID HASYIM

Alamat Sekolah                   : Jl. Kalianak Timur Gg. Lebar No. 11 dan Jl. Tambak Asri No. 10

Provinsi                               : Jawa Timur

Kota/Kabupaten                  : Kota Surabaya

Kecamatan                         : Krembangan

 

PENGALAMAN PELATIHAN

Pelatihan I

  1. Judul Pelatihan : “Pelatihan Identifikasi Awal Program Pengembangan Pendidikan Inklusi di Madrasah”
  2. Hari / Tanggal : Minggu – Kamis / 04 – 08 Oktober 2015
  3. Tempat : Hotel Utami (Jl. Raya Juanda No. 36 Surabaya)
  4. Penyelenggara : MDC Kemenag Jatim & Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia

Pelatihan II

  1. Judul Pelatihan : “Pelatihan Manajemen dan Pembelajaran Inklusif, Program Pengembangan Pendidikan Inklusi di Madrasah”
  2. Hari / Tanggal : Kamis – Minggu / 19 – 22 November 2015
  3. Tempat : Hotel Utami (Jl. Raya Juanda No. 36 Surabaya)
  4. Penyelenggara : MDC Kemenag Jatim & Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia

Pelatihan III

  1. Judul Pelatihan : “Rapat Koordinasi Mentor dan Sosialisasi Manual Block Grant
  2. Hari / Tanggal : Rabu – Kamis / 9 – 10 Desember 2015
  3. Tempat : Wisma Haji (Jl. Raya Juanda II Surabaya)
  4. Penyelenggara : MDC Kemenag Jatim & Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia

Pelatihan IV

  1. Judul Pelatihan : “Pelatihan Asessmen ABK, Program Pengembangan Pendidikan Inklusif di Madrasah”
  2. Hari / Tanggal : Senin – Rabu / 21 -23 Desember 2015
  3. Tempat : Balai Diklat PW Ma’arif NU Jawa Timur – Komplek Universitas Sunan Giri (Jl. Brigjen Katamso II Sidoarjo)
  4. Penyelenggara : MDC Kemenag Jatim & Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia

Pelatihan V

  1. Judul Pelatihan : “Treatment PDBK dan Parenting, Program Pengembangan Pendidikan Inklusif di Madrasah”
  2. Hari / Tanggal : Rabu – Sabtu / 09 – 12 Maret  2016
  3. Tempat : Best Resort Lawang Malang & MIT. Ar Roihan Lawang Malang
  4. Penyelenggara : MDC Kemenag Jatim & Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia

Pelatihan VI

  1. Judul Pelatihan : “Workshop Evaluasi Program Uji Coba Madrasah Inklusi”
  2. Hari / Tanggal : Senin – Rabu / 11 – 13 April  2016
  3. Tempat : Hotel Grandhika (Jl. Iskandarsyah Raya No. 65 Jakarta)
  4. Penyelenggara : Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia Pusat

Pelatihan VII

  1. Judul Pelatihan : “Bimbingan Teknis Pengelolaan Madrasah Inklusif”
  2. Hari / Tanggal : Rabu – Jumat / 10 – 12 Agustus  2016
  3. Tempat : Hotel Amarossa Grande Bekasi
  4. Penyelenggara : Kemenag Pusat Jakarta

Program Kerja Koordinator Inklusif

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan Program Kerja Koordinator Inklusif MTs. Wachid Hasyim Surabaya

Kami menyadari bahwa Program Kerja Koordinator  Inklusif MTs. Wachid Hasyim Surabaya yang kami susun masih sangat jauh dari sempurna. Untuk itu dengan penuh kerendahan hati kami mengharapkan masukan, kritik maupun saran dari berbagai pihak yang berkompeten dan berkepentingan terhadap kemajuan pendidikan, khususnya Kepala Madrasah MTs. Wachid Hasyim Surabaya guna perbaikan penyusunan program kerja di masa yang akan datang .

Tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut meluangkan waktu, tenaga atau sumbangan pemikiran-pemikirannya dalam proses penyusunan program kerja Koordinator Inklusif MTs. Wachid Hasyim Surabaya ini.

Akhirnya kami berharap semoga Program Kerja Koordinator Inklusif ini dapat menjadi pedoman penyelenggaraan pendidikan di MTs. Wachid Hasyim Surabaya selama tahun pelajaran 2017/2018 sehingga Visi dan Misi MTs. Wachid Hasyim Surabaya dapat diwujudkan dengan baik. Amiin.

ingklusif - Program Kerja Koordinator Inklusif

Latar Belakang

Madrasah merupakan lembaga pendidikan yang menunjang proses pembangunan masyarakat dan turut bertanggungjawab untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Oleh karena itu, kegiatan madrasah di semua bidang harus relevan dan terpadu dengan kebutuhan dan aktifitas keseharian masyarakat pada umumnya, dan masyarakat wali murid pada khususnya agar kedua belah pihak dapat mewujudkan kerjasama yang sebaik-baiknya dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran dan keluarannya (output). Hubungan timbal balik antara madrasah dan masyarakat, khususnya wali murid akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Hubungan ini bersifat sukarela berdasarkan keyakinan dan kesadaran, bahwa madrasah merupakan bagian integral dari masyarakat. Dengan hubungan tersebut diharapkan tumbuhnya kreatifitas dan dinamika kedua belah pihak, sehingga hubungan itu bersifat aktif, proaktif dan dinamis. Hal ini memungkinkan sifat keterbukaan masyarakat, khususnya wali murid terhadap inovasi dan perubahan di segala lini pendidikan di madrasah. Perubahan paradigma pemerintahan dari sentralisasi ke desentralisasi juga membuka peluang masyarakat, khususnya orangtua/wali murid untuk dapat meningkatkan peran serta dalam pengelolaan pendidikan. Untuk dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, madrasah harus dapat menjalin kerjasama yang sinergis dengan orangtua/keluarga/wali murid dan masyarakat. Kerjasama secara sinergis itu diperlukan untuk menciptakan proses pembelajaran dan pembelajaran yang kondusif, interaktif dan menyenangkan agar peserta didik menjadi manusia yang berpendidikan (well-educated), beretika, berbudaya dan menjadi warga negara yang produktif (productive citizens). Jika seluruh komponen masyarakat, khususnya orangtua/wali murid dapat bekerjasama untuk mendukung proses pengajaran dan pembelajaran yang demikian, niscaya murid akan berhasil dalam menempuh pendidikannya secara berkualitas; bukan hanya dalam mencapai jenjang pendidikan yang dicita-citakan, tetapi juga berhasil dalam kehidupannya di masa mendatang.

 

Berdasarkan uraian di atas, maka agar pelaksanaan tugas Koordinator Pendidikan Inklusif Madrasah Tsanawiyah Wachid Hasyim Surabaya bisa berdayaguna dan berhasilguna, tepat sasaran sesuai harapan perlu disusun Program Kerja sebagai pedoman pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi) dimaksud.

 

Fungsi

Fungsi pokok hubungan madrasah dengan Koordinator Pendidikan Inklusif adalah menarik simpati orang tua/wali murid dan masyarakat pada umumnya sehingga dapat meningkatkan relasi/hubungan yang bersifat kekeluargaan yang akrab, meningkatkan animo dan antusiasme mereka kepada MTs. Wachid Hasyim Surabaya, khususnya melalui jalur pendidikan inklusif. Hal ini akan membantu madrasah mensukseskan program-programnya sehingga mampu mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan baik pendidikan umum dan pendidikan yang bersifat sangat khusus (inklusif). Fungsi Koordinator Pendidikan Inklusif dengan orangtua/wali murid, murid dan masyarakat pada umumnya, di antarnya sebagai berikut:

  1. Merencanakan, menjalankan dan mengelola hubungan structural baik vertical dan horizontal dengan orangtua/wali murid inklusif dan murid inklusi.
  2. Memahami secara benar tentang kode etik komunikasi dan etika profesi guna menjalankan hubungan structural baik vertical dan horizontal dengan orangtua/wali murid dan murid inklusi.
  3. Memelihara hubungan baik dengan orangtua/wali murid dan murid inklusi.
  4. Mengembangkan hubungan baik dan professional dengan orangtua/wali murid, wali kelas, guru mata pelajaran dan semua unsur yang ada di MTs. Wachid Hasyim Surabaya.
  5. Melakukan counseling, parenting dan teraphy kepada semua murid inklusi baik pribadi dan/atau melibatkan orangtua/wali murid, wali kelas, guru mata pelajaran maupun unsur-unsur lain yang ada di MTs. Wachid Hasyim Surabaya.
  6. Handling semua jenis administrasi dan sarpras pendidikan inklusif yang diberlakukan oleh madrasah.

 

Dasar Pelaksanaan

  1. UU RI No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas;
  2. UU No 22 Tahun 1999 Tentang Otonomi Daerah Pasal 11 Ayat 2;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 1991 tentang Pendidikan Luar Biasa
  4. Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan Inklusif.
  5. Deklarasi Hak Asasi Manusia Tahun 1948 dan Deklarasi Dunia tentang Pendidikan untuk Semua Tahun 1990.
  6. Preaturan Standar PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa tentang Persamaan Kesempatan bagi Para Penyandang Cacat Tahun 1993.
  7. Surat Keputusan Kepala Madasah Tsanawiyah Wachid Hasyim Surabaya Nomor: 11/1687/Kep/KS/MTs/WH/VII/2017 Tentang Susunan Personalia Tahun Pelajaran 2017/2018

 

Tujuan

Hubungan madrasah melalui coordinator Pendidikan Inklusif dengan masyarakat dibangun dengan tujuan membangun citra dan popularitas MTs. Wachid Hasyim Surabaya di mata masyarakat wali murid dan masyarakat pada umumnya. Popularitas MTs. Wachid Hasyim Surabaya akan tinggi jika mampu menciptakan program-program madrasah yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dan cita-cita bersama dan dari program tersebut mampu melahirkan sosok- sosok individu yang mapan secara intelektual dan spiritual. Dengan citra dan popularitas ini madrasah semakin eksis dan semakin maju. Tujuan terbangunnya hubungan madrasah melalui coordinator Pendidikan Inklusif dengan masyarakat wali murid dan murid di antaranya sebagai berikut:

  1. Memberi penjelasan tentang perkembangan intelektual, spiritual, psikis, fisik mental dan emosional murid inklusi kepada orangtua/wali murid.
  2. Menampung aspirasi, keluhan, kemudahan dan pendapat-pendapat dari orangtua/wali murid dan murid inklusi, khususnya terkait dengan pembelajaran, fasilitas pembelajaran, mutu pembelajaran, pembinaan, pengembangan intelektual, emosional, psikis, fisik, mental, emosional dan pengembangan kompetnsi spiritual murid inklusi.
  3. Dapat memelihara dan terciptanya hubungan harmonis, positif dan strategis bagi kedua pihak.

 

Sasaran

  1. coordinator Pendidikan Inklusif MTs. Wachid Hasyim Surabaya sebagai penghubung yang paling dekat dari pihak madrasah dengan orangtua/wali murid, murid dan masyarakat pada umumnya di dalam membangun dan memelihara hubungan, di dalam memberikan motivasi tentang masalah belajar, etika, dan lain-lain yang dialami oleh murid inklusi selama belajar di madrasah. Upaya yang dilakukan oleh coordinator Pendidikan Inklusif tersebut guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan mempererat hubungan structural dan horizontal, mengingat madrasah tidak bisa lepas darinya. Alasan lain bahwa mereka adalah partner madrasah dalam mencapai kesuksesan madrasah itu sendiri. Prestise madrasah semakin tinggi di mata orangtua/wali murid, masyarakat pada umumnya dan murid inklusi jika madrasah mampu melahirkan peserta didik inklusi yang cerdas, berkepribadian dan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya guna memajukan masyarakat.
  2. Koordinator Pendidikan Inklusif memberikan laporan secara tertulis tentang kemajuan pembelajaran yang diraih di setiap semester. Di samping itu, coordinator Pendidikan Inklusif menyampaikan kepada orangtua/wali murid tentang program-program dan prestasi-prestasi madrasah di bidang pendidikan inklusif.
  3. Orangtua/wali murid dan murid inklusi digunakan oleh madrasah sebagai agen utama guna mendapatkan informasi terkait dengan image dan popularitas MTs. Wachid Hasyim Surabaya di masyarakat. Di samping itu, coordinator Pendidikan Inklusif melakukan komunikasi secara intensif guna mencari aspirasi, simpati dari orangtua/wali murid dan masyarakat pada umumnya. Dengan harapan, bisa terjalin kerjasama yang baik antara madrasah dengan orantua/wali murid, murid dan masyarakat pada umumnya guna kebaikan bersama, atau secara khusus untuk mensukseskan program pembelajaran inklusif di MTs. Wachid Hasyim Surabaya.

Jika kurang jelas dengan Program Kerja Koordinator Inklusif silakan Klik disini

Pelatihan Identifikasi Awal Program Pengembangan Pendidikan Inklusif di Madrasah

Program Pengembangan Pendidikan Inklusif di Madrasah

Secara global di berbagai belahan dunia, saat ini berkembang sebuah pemahaman baru tentang pendidikan inklusif sebagai sebuah strategi yang tepat dalam memenuhi keragaman kebutuhan peserta didik dan pemenuhan hak asasi manusia dalam mengakses pendidikan yang layak. Pemahaman ini selaras dengan apa yang didorong oleh gerakan disabilitas di Indonesia, sebagaimana yang ditegaskan oleh Didi Tarsidi yang menggambarkan sekolah/madrasah dengan pendekatan pendidikan inklusif sebagai temapat terbaik untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi kehidupan nyata yang penuh keragaman.

Perkembangan terkini pada tingkat nasional, pemerintah Indonesia telah meratifikasi konferensi Internasional PBB tentang Hak Penyandang Disabilitas pada tahun 2011, melalui UU No. 19 Tahun 2011. Perkembangan positif ini, ditambah dengan mandate dunia internasional tentang pentingnya pemenuhan pendidikan untuk semua, memberikan landasan konstitusi yang kuat bagi pemerintah Indonesia dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif sebagai salah satu upaya pemenuhan HAM bagi ppenyandang disabilitas di Indonesia.

BUKU PANDUAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI MADRASAH

Alhamdulillah. Segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas karunia dan nikmat kepada kita semua, sehingga penyusunan Panduan Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Madrasah ini dapat diselesaikan dengan baik. Panduan ini merupakan salah satu bentuk perhatian Kementerian Agama guna meningkatkan akses, mutu, daya saing dan relevansi pendidikan di madrasah, termasuk yang menyelenggarakan pendidikan inklusif.

ALAT IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Anak dengan kebutuhan khusus perlu dikenal dan diidentifikasi dari kelompok anak pada umumnya, oleh karena mereka memerlukan pelayanan yang bersifat khusus.Pelayanan tersebut dapat berbentuk pertolongan medik, latihan-latihan therapeutic, maupun program pendidikan khusus, yang bertujuan untuk membantu mereka mengurangi keterbatasannya dalam hidup bermasyarakat.Dalam rangka mengidentifiksi (menemukan) anak dengan kebutuhan khusus, diperlukan pengetahuan tentang berbagai jenis dan gradasi (tingkat) kelainan organis maupun fungsional anak melalui gejala-gejala yang dapat diamati sehari-hari.Sehubungan dengan hal itu, maka disiapkan suatu Alat Identifikasi Anak dengan kebutuhan khusus (AI ABK)berbentuk kalimat pernyataan tentang gejala-gejala yang nampak pada anak sehari-hari. Dengan alat identifikasi ini, secara sederhana dapat disimpulkan apakah seorang anak tergolong anak dengan kebutuhan khusus atau bukan. Alat identifikasi ini dapat digunakan oleh orang-orang yang dekat (sering bergaul/berhubungan) dengan anak, seperti guru, orang tua, pengasuh, untuk menjaring kelompok anak usia pra sekolah dan usia sekolah dasar, baik yang sudah bersekolah maupun yang belum bersekolah atau yang sudah drop out. Alat identifikasi anak Antara lain:

  1. Alat Identifikasi ABK Per Kelas (Download)
  2. Assesment Awal (Download)
  3. Riwayat Kehamilan (Download)
  4. a Profil ABK 1 (Download)
  5. b Profil ABK 2 (Deskripsi) (Download)
  6. Format PPI (Download)